Pulau Balak, Sekilas cerita dari sisi lain

Apr 1, 2012   //   by admin   //   Articles  //  No Comments

SEKILAS TENTANG PULAU BALAK
Salah Satu Pulau di Perairan Teluk Lampung – Lampung
Oleh fda widodo

Sekilas tentang wilayah daratan dan perairan Pulau Balak di wilayah Barat pulau

PENDAHULUAN

Pulau Balak merupakan salah satu pulau diantara puluhan pulau yang tersebar di wilayah perairan Teluk Lampung Provinsi dan secara administratif berada di wilayah pemerintahan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Seperti namanya (Bahasa Lampung ‘Balak’ berarti ‘besar’), pulau yang relatif cukup besar ini (? 11 Ha) memiliki wilayah perairan yang cukup terlindung dari pengaruh luar seperti perairan Selat Sunda ataupun wilayah Samudera Indonesia.

AKSESBILITAS

Pulau Balak yang terletak di perairan Teluk Lampung dan termasuk wilayah Kabupaten Pesawaran hanya dapat ditempuh melalui jalur laut. Untuk menuju pulau ini, dari Bandar Lampung dapat menggunakan angkutan umum terlebih dahulu yang terletak di Gudang Garam, yang kemudian diteruskan menuju ke pelabuhan kecil di Teluk Ratai Kabupaten Pesawaran selama lebih dari 60 menit. Di pelabuhan kecil Teluk Ratai inilah perjalanan menuju Pulau Balak dapat diteruskan dengan menyewa speed boat yang tarifnya antara Rp 200.000 – Rp. 250.000 /antar-jemput atau chartered Rp. 400.000 – Rp. 450.000/hari. Perjalanannya sendiri membutuhkan waktu selama kurang lebih 30 menit.

Selain dari pelabuhan kecil Ketapang di Teluk Ratai – Pesawaran, Pulau Balak dapat ditempuh melalui setiap wilayah desa pesisir yang terdapat di sekitar pulau, seperti Tanjung Putus dan desa-desa lain di Kecamatan Punduh Pidada.

KONDISI BIOGEOGRAFI

Pada umumnya Pulau Balak terbagi menjadi wilayah daratan pantai dan berbukit. Pada daerah pantai, wilayahnya terbagi menjadi pantai berpasir putih dan pantai berbatu. Wilayah pasir dapat ditemukan di bagian pulau sebelah Barat, Timur, dan Selatan sedangkan pantai berbatu ditemukan di bagian Utara pulau.
Wilayah daratannya sendiri terdiri dari beragam vegetasi yang umumnya merupakan vegetasi penyusun pantai dan daratan. Vegetasi penyusun huntan pantai dapat ditemukan dengan keberadaan tanaman ketapang (Terminalia cattapa), Putat Laut (Barringtonia sp), Waru Laut (Hibiscus tiliaceus), dan beragam vegetasi perintis seperti Ipomoea pes-caprae, Rumput Angin (Spinifex litorius), dan vegetasi lainnya. Keadaan pantai yang berpasir putih di pesisir Pulau Balak pada umumnya relatif landai dan sangat ideal untuk sarana bermain bagi pengunjung yang hendak untuk menghabiskan waktu liburan di wilayah pulau. Pada vegetasi daratannya sendiri didominasi Kelapa (Cocos nucifera) yang tersebar dari pantai hingga menyebar ke seluruh daratan Pulau Balak ini.

Selain keberadaan vegetasi yang tumbuh secara alami di pulau ini, juga dapat ditemukan jenis vegetasi lain yang sengaja ditanam di pulau ini. Seperti tanaman perkebunan Kakao (Theobrama cacao), Duku, dan tanaman lainnya.

Bangunan Pos Pengawas dibangun berdekatan dengan wilayah dermaga pulau.

Pulau Balak merupakan pulau yang berstatus kepemilikkannya dipegang oleh seorang warga Indonesia dan untuk pemeliharaannya sendiri dipercayakan kepada salah seorang pengawas yang dibantu oleh beberapa karyawan. Di pulau inilah telah ditemukan beberapa kompleks bangunan yang terbagi menjadi bangunan induk, bangunan karyawan, mushola, dapur, dan kamar mandi umum yang berada di wilayah pulau bagian Barat. Dikarenakan telah berpenghuni dan telah dibangunnya satu unit pos pengawas di sekitar dermaga sandar kapal, maka pulau ini relatif terjaga dengan baik.

 

Kondisi bangunan pulau yang mayoritas terbuat dari dinding berupa papan dan bambu, sedangkan bagian atapnya berupa seng

Sedangkan untuk karyawan yang dipekerjakan di Pulau Balak, selain menjalankan kewajibannya sehari-hari, karyawan pulau melakukan kegiatan lain seperti bertanam Kakao dan melakukan usaha pembesaran Hiu, Lobster, dan Kerapu. Usaha ini pada umumnya hanya sekedar untuk memberikan kesibukkan bagi karyawan yang telah menetap di pulau ini. Usaha perairannya tersebut dilakukan dengan pembuatan bangunan model keramba di sekitar dermaga sandar pada bagian pulau sebelah Barat.

Wilayah dermaga, tempat biasanya pengunjung pulau melakukan persinggahan

Pembesaran Hiu, Lobster, dan Ikan kerapu dalam jaring keramba yang dibuat diantara bangunan dermaga

Pembibitan dan penanaman salah satu tanaman perkebunan Kakao dapat di temukan di wilayah daratan Pulau Balak

Memang cukup ringkas keberadaan Pulau Balak ini, namun diharapkan dengan pengelolaan yang tepat tidak menutup kemungkinan pulau ini dapat menjadikan suatu tujuan rekreasi ataupun tempat menghabiskan masa liburan yang ada. Semoga untuk kedepannya pulau ini benar-benar dapat memenuhi tujuannya.

On journey, Jan 11 2009.

Kredit foto. Rico Stefanus

Related posts:

Leave a comment

Trip Advisor

CIKAL Address

YAYASAN EKOWISATA CIKAL
CIKAL ECOTOURISM FOUNDATION

PERUM ADI PURI LESTARI Blok B no.2
JL. H. SAID . KOTABARU
BANDAR LAMPUNG 35121
INDONESIA
Telp. +62 721 258700
Mobile. +62 8127268883
Contact Us